Lampung Selatan, 16 Oktober 2026 – Program Studi Kimia Fakultas Sains Institut Teknologi Sumatera (ITERA) melaksanakan kegiatan penjajakan kerja sama dengan PT. Biomagg Sinergi International. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 16 Oktober 2026 di Ruang F101.
Dalam kegiatan ini, Prodi Kimia juga mengundang Prodi Biologi dan Prodi Fisika di lingkungan Fakultas Sains untuk memperkuat potensi kolaborasi lintas keilmuan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua Program Studi Kimia: Dr. Abdul Aji, S.Si., Ketua Program Studi Biologi: Dr. Yanti Ariyanti, S.Si., M.Si., Ketua Program Studi Fisika: Dr. Tri Siswandi Syahputra, S.Si., M.Si., beserta jajaran dosen dari ketiga program studi. Pihak PT. Biomass Sinergi Internasional menghadirkan lagsung Owner sekaligus Foundernya yaitu Bapak Aminudi, S.P.
PT. Biomagg Sinergi International merupakan perusahaan yang berfokus pada pengelolaan sampah organik berkelanjutan dengan memanfaatkan maggot Black Soldier Fly (BSF). Perusahaan ini memiliki tiga lini bisnis utama, yaitu organic waste management, agribisnis, dan layanan konsultasi serta edukasi pengelolaan sampah.
Pertemuan penjajakan ini membahas beberapa poin kerja sama strategis yang akan ditindaklanjuti dalam bentuk Nota Kesepahaman (MoU). Adapun ruang lingkup kerja sama yang dijajaki meliputi:
1. Penempatan mahasiswa sebagai peserta Kerja Praktik (KP) di PT. Biomagg Sinergi International;
2. Pelibatan praktisi dari perusahaan sebagai pengisi Kuliah Umum dan program Praktisi Mengajar;
3. Pelibatan praktisi industri sebagai pembimbing Tugas Akhir mahasiswa;
4. Pelibatan praktisi sebagai Dosen Luar Biasa (DLB).
Selain membahas skema kerja sama akademik, pihak PT. Biomagg Sinergi International juga memaparkan pengembangan produk turunan terbaru. Selain produk eksisting seperti pakan ternak, pupuk, dan minyak maggot, perusahaan saat ini tengah mengembangkan produk turunan seperti sabun dan produk lainnya yang masih dalam tahap riset dan belum dikomersialisasikan.
Pengembangan produk tersebut membuka peluang riset kolaboratif yang sangat relevan dengan kompetensi Prodi Kimia, Biologi, dan Fisika.
Melalui penjajakan ini, diharapkan sinergi antara dunia akademik dan industri dapat segera terealisasi dalam bentuk kerja sama formal yang memberikan manfaat nyata bagi pengembangan kompetensi mahasiswa, penguatan kurikulum berbasis industri, serta hilirisasi riset di Fakultas Sains ITERA.
[Humas Prosi Kima]