Kegiatan hari pertama dilaksanakan di Pusat Riset Biomassa dan Bioproduk (PRBB) - BRIN khususnya di Kelompok Penelitian Nanoselulosa. Kedatangan ITERA disambut oleh peneliti Dr. Khatarina Meldawati Pasaribu. Diskusi awal dimulai dengan pembahasan peluang kerjasama antara Progran Studi Kimia dan PRBB. Terdapat perbedaan proses pengajuan kerjasama di tahun ini, pengajuan dokumen kerjasama cukup sampai dengan pembuatan KAK kerjasama antara kedua belah pihak, dan proses legal akan dilanjutkan oleh unit legal BRIN. Durasi kerjasama yang diperbolehkan adalah 1 tahun dengan evaluasi pelaksanaan adalah tiap 6 bulan guna memastikan ketercapaian ataupun keterlaksanaan kegiatan telah sesuai dengan ajuan KAK sebelumnya.
Hasil diskusi terkait peluang kerjasama, BRIN utamanya kelompok penelitian Nanoselulosa membuka peluang kerjasama dengan universitas, namun perlu didiskusikan terlebih dahulu, cakupan kerjasama yang akan dilakukan serta topik penelitian yang akan dicantumkan dalam KAK. Topik yang disepakati dalam rancangan KAK adalah pemanfaatan selulosa bakteri sebagai material fungsional.
Kegiatan kedua yakni monitoring pelaksanaan MBKM di Pusat Riset Biomassan dan Bioproduk. Terdapat 1 mahasiswa yang sedang melaksanakan MBKM penelitian di PRBB, a.n. Dwi Liza Rahmadiani di bawah bimbingan Dr. Khatarina Meldawati Pasaribu. Penelitian yang dilaksanakan oleh Dwi Liza telah disepakati dapat digunakan sebagai Tugas Akhir, dan saat ini tahapan penelitian telah mencapai 50%. Terdapat sejumlah kendala, di antaranya proses pemaduan 2 bahan tidak sesuai harapan, terbentuk gumpalan yang seharusnya homogen. Serta peralatan yang terbatas karena jumlah mahasiswa MBKM cukup banyak. Kunjungan monitoring dilanjutkan ke Pusat Riset Vaksin. Terdapat 3 mahasiswa yang melaksanakan MBKM, yakni Harisima, Leo, dan Refti. Kegiatan MBKM Harisima dan Refti berkaitan dengan pemanfaatan sponge laut sebagai antikanker, dan dapat digunakan sebagai Tugas Akhir. Capaian progress penelitian tersebut telah mencapai 60%. Sedangkan kegiatan MBKM Leo saat ini melakukan kajian docking protein.